Allah menjadikan pengikut Isa putra Maryam di atas orang-orang kafir

بسم الله الر حمن الر حيم

Allah telah menghalangi Bani Israil di kala Isa putra Maryam mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata: “Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata.”

Dan Allah telah mengilhamkan kepada pengikut Isa yang setia: “Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada Rasul-Ku “. Mereka menjawab: Kami telah beriman dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami muslimuun (orang-orang yang berserah diri)”.

Inilah anugrah yang Allah berikan padanya. Dan Allah maha mengetahui apa yang telah beliau usahakan.

إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَىٰ إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۖ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

ketika Allah berfirman: “Wahai Isa, sesungguhnya Aku mewafatkanmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya”.
QS. Ali Imran (3) : 55

فَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَأُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا شَدِيدًا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَا لَهُم مِّن نَّاصِرِينَ

Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong.
QS. Ali Imran (3) : 56

وَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan yang saleh, maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala amalan mereka; dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.
QS. Ali Imran (3) : 57

Inilah berita gembira yang Allah sampaikan padanya. Janji Allah benar. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.

Iklan
Published in: on Maret 23, 2010 at 10:45 am  Comments (7)  

The URI to TrackBack this entry is: https://putramaryam.wordpress.com/2010/03/23/allah-menjadikan-pengikut-isa-putra-maryam-di-atas-orang-orang%c2%a0kafir/trackback/

RSS feed for comments on this post.

7 KomentarTinggalkan komentar

  1. Datang berkunjung ke rumah sahabat sekedar jalan-jalan. Terima kasih telah memberi komentar di blog saya.

    Selamat berakhir pekan. 😀

  2. Assalamualaikum wr.wb

    Orang2x Kristen sering mengklaim tanpa dasar yang kuat, tanpa bukti yang kuat untuk mendukung klaim2x mereka, mereka mengatakan bahwa yesus adalah Tuhan, Tuhan YMK, yang telah menjadi manusia untuk menebus dosa warisan dari Adam dan istrinya Hawa, menebus semua dosa manusia dari Adam hingga kiamata datang. Benarkah kepercayaan seperti ini ? menurut logika Kristen, kepercayaan ini tidaklah mustahil, bahwa dosa itu bisa diwariskan, dosa Adam yang memakan buah apel bisa diwariskan hingga kiamat, dan yang dapat menghapus dosa itu adalah yesus, dengan cara pembunuhan manusia suci, seorang nabi dari nazaret,. Apakah ini adil ? Menurut logika Kristen ini sangat adil.

    Dalam treahd ini tidak akan membahas ketidak adilan tuhan, bahwa Tuhan membunuh “Anaknya” untuk mengampuni dosa2x hamba2xnya, atau lebih tepatnya menuruti hawa nafsu yahudi2x munafik, para imam-imam korup dan ahli taurat yang cinta dunia. Tetapi akan membahas bagaimana yesus, seorang suci dari nazaret bahwa beliau mengaku hanya sebagai Nabi, utusan Allah, yesus tidak pernah mengaku dari bibirnya bahwa dia adalah Tuhan.

    Saya akan memberikan dalil dan argumentasi berdasarkan kepada Injil orang2x Kristen, tentu saja injil Kanonik, karena tidak mungkin menggunakan injil aproktif, ataupun nash AQ, karena orang2x Kristen tidak mengakui Nabi Muhammad adalah seorang Nabi dan utusan Allah, maka , sudah barang tentu Al-Qur’an tidak dapat mereka terima, akan tetapi agar treahd ini cukup adil, saya tetap akan mencantumkan nash AQ, walaupun orang2x Kristen tidak mempercayainya sebagai Firman Allah.

    Matius

    Pertama, Ketika Yesus sedang mengajar di rumah ibadat, orang2x yahudi merasa takjub dan terkagum2x terhadap yesus yang mempunyai hikmah yang besar, mereka berkata :

    “Dari mana diperoleh-Nya hikmat itu dan kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat itu? (Mat 13:54)

    Orang2x yahudi menganggap yesus tidaklah lebih baik dari mereka, terbukti mereka mengatakan : bukankah ia anak si anu, tukang kayu itu, adiknya si anu, dan ibunya itu si anu ?

    Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?” (Matius 13:55-56)

    Orang2x yahudi tidak bisa menerima kebenaran, mereka merasa heran bahwa yesus datang membawa mukjizat2x dari Tuhannya, terbukti orang2x yahudi mengatakan “Dari mana diperoleh nya (Mukjizat dan Hikmah) itu?”. Yahudi adalah seperti yang dikatakan yesus :

    karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti.

    Lalu kata2x terakhir apa yang diucapkan oleh yahudi setelah melihat mukjizat2x dan hikmah dari yesus ? Yahudi berkata :

    Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. (Matius 13:57)

    Yesus ditolak, yesus tidak diterima oleh bangsanya sendiri, apakah ini berlaku untuk semua Nabi ? Ya, ini berlaku untuk semua nabi,kata siapa ? yesus sendiri mengatakan :

    “Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya.” (Matius 13:57)

    Konklusi Pertama, Yesus mengakui dengan jujur bahwa dia adalah seorang Nabi. Bukan Tuhan.

    Kedua, Sewaktu Yesus dan Murid2x nya berada di dekat Yerusalem dan tiba di Betfage yang terletak di Bukit Zaitun. Yesus diceritakan didalam kitab matius ini, bahwa beliau menyuruh salah seorang muridnya untuk mengambil keledai di sebuah kampong, yang dimana keledai tersebut masih tertambat. Jika ada orang yang memergokinya, maka yesus berpesan untuk mengatakan :

    Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya.” (Matius 21:3)

    Tuhan memerlukan Keledai ??? Oke lah.. kita ikuti logika Kristen, keledai ini saya tau maksudnya adalah untuk penggenapan nubuat. Lanjut…

    Pada waktu yesus telah sampai ke Yerussalem, maka gemparlah orang2x disana, mereka bertanya :

    “Siapakah orang ini?” (Matius 21:10)

    Dan orang2x disekitarnya menjawab:

    “Inilah nabi Yesus dari Nazaret di Galilea.” (Matius 21:11)

    Apakah yesus protes waktu dirinya disebut “Nabi Yesus dari Nazaret ?”, Yesus tidak memprotesnya, karena yesus memang seorang Nabi.

    Konklusi Kedua, Yesus tidak protes sewaktu beliau disebut “Nabi Yesus dari Nazaret”, ini menandakan bahwa yesus bukanlah Tuhan, yesus adalah seorang Nabi.

    Lukas

    Setelah pembabtisan yesus dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun, yesus berada disana selama 40 hari, dan Iblispun mencobai yesus, iblis membawa yesus keatas gunung yang sangat tinggi, iblis menawarkan dunia dan segala isinya akan diberikan kepada yesus, jika yesus mau menyembah kepada iblis :

    Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.” (Lukas 4:7)

    Apakah Tuhan YMK, pencipta Alam semesta dan segala isinya, di tawarkan kerajaan dunia? Tidak mungkin..Tetapi apa yang dikatakan yesus ?, iblis menawarkan kepada yesus supaya yesus menyembah kepada iblis, tetapi yesus berkata :

    Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (Lukas 4:8)

    Setelah percobaan itu, yesus kembali ke Galelia, beliau mengajar di rumah2x ibadat, dan menurut kebiasaan adat yahudi, pada waktu hari sabat, yakni kebiasaan yahudi untuk beribadah pada hari sabat, yesus membaca kitab dari nabi yesaya, setelah membacakannya, yesus mengatakan telah tergenapi semua nas pada waktu kalian mendengarnya, seperti halnya dengan matius, lukas juga mencatat bahwa yahudi berkata :

    “Bukankah Ia ini anak Yusuf?” (Lukas 4:22)

    Yesus melanjutkan,

    Maka berkatalah Ia kepada mereka: “Tentu kamu akan mengatakan pepatah ini kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang kami dengar yang telah terjadi di Kapernaum!” Dan kata-Nya lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya. (Lukas 4:23-24)

    Memang benar apa kata yesus, tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya, buktinya, apa yang telah dilakukan oleh orang2x yahudi ini ?

    Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu. (Lukas 4:29)

    Konklusi Ketiga, Yesus tidak diterima oleh kaumnya, dan tidak dihargai sebagai nabi, malah kaumnya ingin membunuhnya dengan cara disalib, maka benarlah apa yang di katakana yesus, tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya, yesus adalah Nabi, bukan Tuhan.

    Yohanes

    Sewaktu yesus ingin kembali ke Galelia, yesus melewati daerah samaria, karena perjalanan yang jauh yesus letih dan haus, yesus melihat sumur Yakub, dan beliau beristirahat di dekat sumur tersebut. Tidak lama kemudian datang seorang perempuan samaria, yesus mengatakan “Berilah Aku minum.”, tetapi perempuan samaria itu menolak, dengan alas an bahwa orang yahudi (Yesus) tidak bergaul dengan orang samaria. Yesus berkata jika perempuan samaria itu memberikan yesus air minum, maka yesus akan memberikan air hidup yang tidak akan haus lagi. Jelas tertariklah perempuan samaria itu, dia berkata : “Berikan aku air itu”. Tetapi yesus berkata, agar perempuan itu memanggil suaminya, ternyata yang sedang bersama dengan perempuan samaria itu bukanlah suaminya,

    Kata perempuan itu: “Aku tidak mempunyai suami.”, Kata Yesus kepadanya: “Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami, sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar.”(Yohanes 4:17-18)

    Yesus menunjukan apa yang disembunyikan oleh perempuan itu, yesus dapat mengetahuinya, ini tidaklah mustahil karena yesus adalah nabi, nabi dapat menerima wahyu kapan saja, dan dijadikan mukjizat dalam hal ini dapat mengetahui apa yang disembuyikan oleh perempuan samaria tersebut, untuk menunjukkan bahwa dia adalah utusa tuhan, perempuan samaria itu mengakui dengan mulutnya sendiri :

    Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi. (Yohanes 4:19)

    Meskipun agak aneh, para penerjemah Alkitab menggunakan Tuhan, Engkau seorang Nabi. ??? tetapi menurut logika Kristen tidak ada yang aneh, maka dari itu kita lanjut saja…

    Setelah yesus menunjukkan mukjizatnya di samaria, dua hari kemudia yesus melanjutkan perjalan ke galilea, seperti ayat2x dalam injil kanonik lainya, yesus sendiri lah yang bersaksi bahwa seorang nabi tidak akan dihormati di tempat asalnya, di negerinya sendiri :

    Yesus sendiri telah bersaksi, bahwa seorang nabi tidak dihormati di negerinya sendiri.(Yohanes 4:44 sebab)

    Lebih jauh lagi, perempuan samaria , telah bertanya kepada yesus, apakah yesus itu Mesias? Atau bukan? Dan yesus menjawab bahwa dia adalah Mesias.

    “Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami.” Kata Yesus kepadanya: “Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau.” (Yohanes 4:25)

    Konklusi keempat, apakah yesus mengaku dirinya sebagai Mesias ? Ya, yesus mengaku dirinya Mesias, yesus juga mengaku dirinya adalah Nabi. Yesus tidak mengaku sebagai Tuhan.

    Al-Qur’an dengan sangat jelas mengatakan bahwa yesus adalah hanya seorang Nabi dan Utusan Allah:

    إِنۡ هُوَ إِلَّا عَبۡدٌ أَنۡعَمۡنَا عَلَيۡهِ وَجَعَلۡنَـٰهُ مَثَلاً۬ لِّبَنِىٓ إِسۡرَٲٓءِيلَ (٥٩)

    “Dan (Isa) tidak lain hanyalah seorang hamba yang telah Kami beri karunia (kenabian) atasnya dan Kami menjadikannya sebagai teladan bagi Bani Israil.” (Qs 43 Az Zuhkruf 59).

    لَقَدۡ ڪَفَرَ ٱلَّذِينَ قَالُوٓاْ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلۡمَسِيحُ ٱبۡنُ مَرۡيَمَ‌ۖ وَقَالَ ٱلۡمَسِيحُ يَـٰبَنِىٓ إِسۡرَٲٓءِيلَ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ رَبِّى وَرَبَّڪُمۡ‌ۖ إِنَّهُ ۥ مَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدۡ حَرَّمَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِ ٱلۡجَنَّةَ وَمَأۡوَٮٰهُ ٱلنَّارُ‌ۖ وَمَا لِلظَّـٰلِمِينَ مِنۡ أَنصَارٍ۬ (٧٢)

    “Sesungguhnya telah kafir orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam,” padahal Almasih sendir berkata, “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya siapa saja yang mempersekutukan Allah, maka sesungguhnya Allah haramkan surga atasnya, dan tempatnya di neraka, dan tidaklah ada penolong bagi orang-orang yang zalim.” (Q.S. 5 al-Maidah 72).

    Kesimpulan :

    Pertama, Yesus mengakui dengan jujur bahwa dia adalah seorang Nabi. Bukan Tuhan.

    Kedua, Yesus tidak protes sewaktu beliau disebut “Nabi Yesus dari Nazaret”, ini menandakan bahwa yesus bukanlah Tuhan, yesus adalah seorang Nabi.

    Ketiga, Yesus tidak diterima oleh kaumnya, dan tidak dihargai sebagai nabi, malah kaumnya ingin membunuhnya dengan cara disalib, maka benarlah apa yang di katakana yesus, tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya, yesus adalah Nabi, bukan Tuhan.

    Keempat, apakah yesus mengaku dirinya sebagai Mesias ? Ya, yesus mengaku dirinya Mesias, yesus juga mengaku dirinya adalah Nabi. Yesus tidak mengaku sebagai Tuhan.

    Masihkah anda tega menfitnah manusia suci, nabi suci seperti Yesus, dengan mengatakan bahwa beliau adalah Tuhan ?

    Allah Berfirman:

    قُلۡ يَـٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَـٰبِ تَعَالَوۡاْ إِلَىٰ ڪَلِمَةٍ۬ سَوَآءِۭ بَيۡنَنَا وَبَيۡنَكُمۡ أَلَّا نَعۡبُدَ إِلَّا ٱللَّهَ وَلَا نُشۡرِكَ بِهِۦ شَيۡـًٔ۬ا وَلَا يَتَّخِذَ بَعۡضُنَا بَعۡضًا أَرۡبَابً۬ا مِّن دُونِ ٱللَّهِ‌ۚ فَإِن تَوَلَّوۡاْ فَقُولُواْ ٱشۡهَدُواْ بِأَنَّا مُسۡلِمُونَ (٦٤)

    Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.” Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. 3:64)

    Wassalam
    http://islambisa.wordpress.com/2010/03/03/inilah-nabi-yesus-dari-nazaret-di-galilea/

    • Pada awalnya sebutan “Tuhan” di Indonesia dahulu adalah bermula dari terpelesetnya Leijdecker mengeja “Tuan”dimana terselip “h” di tengah sehingga terucap “Tuhan”. Hal ini terjadi pada proses penyaduran Bibel ke bahasa Indonesia https://id.wikipedia.org/wiki/Tuhan. Selanjutnya berubahlah sebutan “Tuan” menjadi “Tuhan” pada Bibel terjemahan Indonesia. Kemudian penterjemah Qur’an ke bahasa Indonesia mengadopsi sebutan baru tersebut untuk menerjemahkan “ilahun”,”rabb” sebagai “Tuhan”, padahal sebutan “Tuhan” tersebut diadakan KHUSUS untuk teologi Kristen.
      Maka terjadilah pergesekan teologi antara Kristen dan Islam di Indonesia dalam penggunaan sebutan tersebut.

      Penggunaan istilah kata “Tuhan” bagi kedua golongan Agama yaitu Kristen dan Islam sering menimbulkan kekacaun pengertian. Perbedaanya sangat tipis sekali, tetapi membawa pengaruh yg lebih besar, hal ini dikarenakan belum adanya pengertian pandangan masing-masing pihak.
      Dalam masyarkat Islam pada umumnya tidak membedakan arti kata “Tuhan” dan “Allah” itu. Tetapi Al-quran dan Alkitab memang tegas membedakan fungsi dari kedua istilah kata ini.
      Pengertian di masyrakat Islam telah lama berakar akan faham bahwa tiap2 yang dikatakan “Tuhan” itu adalah “Allah” dan yang dikatakan “Allah itu adalah “Tuhan”, fungsi dan pengertiannya pada umumnya tidaklah dibedakan.
      Meskipun pengertian demikian, bukanlah mesti dianggap salah menurut ajaran agama Islam maupun Kristen, tetapi dalam Ilmu Perbandingan Agama pengertian demikian terasa kurang tepat. Satu sama lain harus dibedakan, dan meletakkannya pada proporsinya masing-masing secara wajar.
      Istilah kata Allah dan istilah kata Tuhan mempunyai fungsi yang beda :
      1. Allah adalah zat yang wajib ada (zat wajibal wajud) khalik pencipta semesta alam tepatnya sebagai Oknum.
      2. Tuhan adalah bidang kewibawaan Allah yaitu Penguasa, pemelihara atau juruselamat sebanding dengan jabatan atau fungsionil.
      Sebagai contoh kekacauan pengertian ini dapat dilhat dalam misalnya seorang muslim yang berfikirnya cara Islam, bertanya kepada seorang Kristen dalam bentuk pertanyaan :
      “Percayakah bahwa Yesus itu Tuhan ?”
      Setiap orang Kristen pastilah dengan segera tanpa ragu akan menjawab “ Ya, kami percaya bahwa Yesus itu adalah Tuhan”
      Si penanya yang berfikir cara Islam ini , tentu akan mengartikannya, bahwa memang orang Kristen atau ajaran agama itu beranggapan bahwa Yesus itu adalah Allah. Karena bagi Islam sebutan Tuhan dan Allah itu sama saja, tidak dibedakan sama sekali.
      Padahal kalau ditanyakan “ Apakah Yesus itu Allah, pastilah setiap Kristen yang alkitabiyah, tidak akan menjawab dengan ya atau dengan tidak saja.
      Kadang ada yang bertanya : Percayakah orang Kristen, bahwa manusia dapat menjadi Tuhan Allah ?” Tidak ! tidak seorang pun dari orang Kristen yang percaya bahwa seseorang pernah menjadi Tuhan Allah, bahkan kitapun tidak akan menghayalkan hal seperti itu mungkin terjadi ! tetapi memang berbeda sekali kalau orang percaya bahwa Allah dapat menyatakan Diri kepada kita sekali dalam bentuk manusia. Inilah yang dipercaya oleh orang Kristen. Inipun tidak akan percaya, kalau kenyataannya tidak diwahyukan dalam Alkitab sebagai kebenaran Ilahi.
      Injil Yohanes 14 : 10 bahwa “…. Aku ini ada didalam Bapa, dan Bapa didalam Aku”
      Makna “menyatakan Diri “ tidaklah pula harus diartikan “menjelma” menurut pengertian kamus bahasa, seperti tanggapan saudara muslim.
      Misalkan saja dalam meneterjemahkan Quran s.Al Maidah 116 yang teks aslinya berbunyi “ Wa idz qala’llahu ya ‘Isa bnu Maryam a anta qulta linnasit takhidzuni wa ummi ILAHAINI min du ni’illahi ……”
      Penafsir-penafsir Muslim, pada umumnya menterjehkan ini demikian :
      “ Ingatlah ketika Allah berfirman : ya Isa anak Maryam. Apakah engkau mengatakan kepada manusia seperti ini : Ambillah saya dan ibu saya menjadi Tuhan selain dari Allah.”
      Kata ILAHAINI umumnya diterjemahkan “ Tuhan” atau “Dua Tuhan”. Terjemahan ini meskipun tidak salah, terutama dipandang dari sudut ajaran Islam, tetapi dalam hal perbandingan agama tidaklah tepat dan wajar, kalau diterjemahkan saja dengan ILAH atau Dua Ilah menurut Aslinya. Karena pengertian Ilah lebih jelas dan maknanya, yaitu “Allah”, atau Tuhan dalam pengertian Allah.
      Hal Ini perlu mendapat penegasan dan dibedakan, sebab dalam ajaran Agama Islam banyak terjemahan “Tuhan” itu diambil dari kata-kata “ILLAH”, misalnya saja dalam Quran s.AlBaqarah 2:51 terjemahan Tuhan diambil dari kata ba’dih, yang bukan berarti Allah. Jadi terjemahan ayat terakhir dari Quran s.Almaidah 5:116 ini harusnya dibaca demikian :
      “………………. Apakah engkau mengatakan kepada manusia begini: Ambillah saya dan ibu saya menjadi ILAH selain dari Allah.”
      Dengan terjemahan yang wajar ini, dpatlah membandingkan dengan Alkitab.
      Bukalah ALkitab, keluaran 20:2-3 “…………… Akulah Tuhan Allahmu….. Jangan ada padamu ilah (allah) lain dihadapanKu”
      Dalam Injil Matius 4:10 tertulis demikian “ Maka berkatalah Jesus kepadanya : Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan,Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti” (Baca juga Ulangan 6:13 dan Lukas 4:8)

      Pengertian isitlah Tuhan menurut Ajaran Agama Islam dapat diartikan atau diterjemahkan dari bahasa arab ada banyak sekali antara lain misalnya dari kata “Ilah, Rabb, Ararachman, Maalik dll.
      Satu satunya yang dapat dan tepat diterjemahkan “Tuhan” dalam pengertian Allah, hanyalah “Ilah”
      Misalnya : “ Wa ma min ilahin illa ilahun wahid” ( tidak ada Ilah –(Allah) lain, hanya Allah yang Esa).
      Sedangakan perkataan “Rabb” yang dihubungkan dengan ke-Ilahian dapat berarti “Tuhan” dalam pengertian “Penguasa atau pemilihara”
      Misalnya : “ Allahu rabbul ‘alamin.” (Allah Penguasa-Pemilhara- semesta alam)
      Pengertian ini lebih dapat jelas terlihat, kalaiu kata rabb, dihubungkan dengan kata-kata lain diluar kebidang Ilahian, maka pengertiannya adalah hanya “memlihara” atau pemlihara dan sama sekali sekali tidak mungkin diterjemahkan menjadi Tuhan”
      Contoh : “Inna ummi tu rabbini” (Sesusnggguhnya ibuku memlihara aku)
      Contoh lain : “Wa kam minhum man yurabbi’ikilab” ( beberapa banyak diantara mereka yang memelihara anjing).
      Jadi dapat diringkaskan bahwa kata “Rabb”, dapat diterjemahkan dengan kata “Tuhan” dalam pengertian memilihara atau penguasa, yaitu merupakan bidang kebibawaan Allah adalah Ilah bukan rabb.
      Pengertian Tuhan menurut Alkitab :
      Sebagaimana telah saya katakan diatas tadi bahwa isitlah kata “Rabb” atau “Tuhan” terjemahan menutur aksara adalah Penguasa atau Pemelihara. Dalam istilah Alkitab dikatakan Ad’onay, Lord atau Kyrios.
      Jelasnya mengenai pengertian kata Allah dan Tuhan ini menurut Alkitab sebagai berikut:
      Allah, dalam bahasa Ibrani dikatakan “E’loah” atau “El’lohim” dalam bahasa Arab : Allah, Inggris : God (Yes 43:!5, Lukas 10.21, Mat 11:25, dll serpti juga dalam pengertian Al-Quran s.Al Maidah 5:120, S.An Nisaa 4:126,131 s.An Nur 24:42 dll.
      Tuhan, dalam bahasa Ibrani diaktakan Ad’onay. Kitab Suci Yahudi Talmud : Yahweh. Yunani :Kyrios. Inggris : Lord. Arab : Rabb. Artinya adalah “ Pemguasa” atau “Pemelihara. Yang berarti fungsional kewibawaan Allah.
      Dalam Bahasa Yunani, Yesus dipanggil : Kyrios, lengkapnya Kyrios Jesus Chritos
      Dalam Bahasa Arab, Jesus disebut : Rabb, lengkapnya Arrabi Yasu’al Masich ( Risalatul Ya’qub – Yakobus – 1:1)
      Melihat perbandingan makna pengertian Allah dan Tuhan menurut ajaran Kristen dan Islam keduanya berpendapat bahwa Allah, ialah Zat yang wajib ada dengan sendirinya, pencipta semesta alam, sebanding dengan kata “oknum”, sedangkan makna pengertian Tuhan adalah bidang kewibawaan Allah, yang makna harfiahnya “penguasa” atau “pemelihara, sebanding dengan pengertian fungsional Allah.,
      Allah, memang Tuhan. Ia adalah Kyrios yang mutlak. Ia adalah Rabbul’alamin dan penyebutannya sering dirangkaikan menjadi TUHAN ALLAH, artinya Allah Pemelihara atau Allah Penguasa khalik semesta alam. Dal;am Alkjitab dikatakan juga : Allah Jurusslamat (Lukas 1:47)
      Jesus diberi gelar Ilahi dengan sebutan “Tuhan”, sebagaimana dikatakan dalam kisah para rasul 2:36 “Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Jesus yang kamu salibkan itu menjadi Tuhan dan Kristus”
      Penyebutannya sering dirangkaikan menjadi “TUHAN JESUS” bermakna : Jesus penguasa, yang berkuasa menyelamatkan dengan sempurna.
      Sekarang ada pertanyaan, kalau begitu ada 2 Tuhan, yaitu Tuhan Allah dan Tuhan Yesus.
      Tidak ! Tuhan mutlak hanya satu,esa, tunggal
      Masalahnya adalah demikian :
      Ke-Tuhan-an Allah yang Roh itu, atau Ke-Tuhan-an bidang kebiwawaan allah itu; Kyrios-an Allah itu, atau ke-Penguasa-an Allah itu dilimpah kuasakan atau dinyatakan kepada Yesus. Yesus sebagai Firman yang hidup, dengan mendapat tambahan gelar “Tuhan” berarti Ia telah berkuasa memerintah atau menyelamatkan sebagai juruselamat, sesuai dengan Alkitab.
      Yesus berkata “ Segala sesuatu sudah diserahkan kepadaKu, oleh Bapaku….(Matius 11:27)
      Jelasnya, bahwa Ke-Tuhan-an Allah yang Roh itu, dilaksanakan oelh Yesus terhadap umat manusia dengan gelar “Tuhan” sebagai pengantara antara Allah dengan Manusia.

      Tuhan Yesus tidak membutuhkan penyembahan ritual kepada diriNya sebagaimana umat Islam sering bertanya, “Mana perintah Yesus untuk menyembahNya? Bukan penyembahan ritual yang diminta Yesus, tapi sinergi dalam penguasaan dan pemeliharaan Tuhan Yesus tersebut sesuai dengan AJAKAN Yesus untuk mengikutiNya, yaitu;
      Matius 16:24 (TB) Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku”.
      Intinya adalah penyangkalan diri atau penyangkalan EGOISME. Dengan sirnanya Egoisme pada diri manusia maka kehendak Allah Bapalah yang berlangsung. Dan tentu saja bila semua manusia bersinergi demikian maka pastilah kehidupan manusia dikuasai dalam pemeliharaan kehidupan yang Damai Sejahtera. Itulah kehidupan yang Kudus atau roh/spirit yang Kudus bila setiap manusia bersinergi dalam penguasaan dan pemeliharaan kehidupan dalam Tuhan Yesus.

    • Tapi,terserah anda mau pake sumbu pendek silahkan kalau itu memungkinkan menambah perasaan peningkatan iman anda

    • Dan tentang dosa waris yang anda telaah secara sumbu pendek adalah keliru.Dosa artinya tersembunyi dari Tuhan.Adam pernah tersembunyi dari Tuhan karena Adam mengutamakan kehendaknya dibanding yang Tuhan perintahkan kepadanya.Umunya kecenderungan manusia dari dulu hingga kini adalah seperti itu,mungkin anda tidak pernah begitu.Itulah warisan dari Adam,mungkin anda bukan dari Adam.Selanjutnya untuk menebusnya adalah satu2nya ajakan Yesus,yaitu mengikutNya dengan cara:

      # Matius 16:24 (TB) Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. #

      Apa artinya? Ialah supaya SETIAP ORANG menyangkal EGOISMEnya.Entahlah,mungkin tuhan anda menganjurkan supaya Egoisme manusia dipupuk subur dengan sumbu pendek

  3. Jelas Isa itu adalah Rohullah dan Kalimatullah MAKANYA SAMPAI SAAT INI BELIAU TETAP HIDUP dan Jelas bahwa Isa akan datang sebagai Hakim pada Hari KIAMAT.

    Jelas bahwa jabatan Hakim yg adil di hari kiamat itu akan mengadili manusia itu hanyalah Allah.!

    KALO ISA ALMASIH MEMILIKI KUASA MENGADILI JIWA MANUSIA… DIA ADALAH ALLAH SENDIRI. Umat Islam terserah percaya atau tidak. Karena Tuhan membebaskan manusia untuk percaya atau tidak, karena Tuhan tak mau memperkosa kemerdekaan manusia.!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: