Mitos yang disandarkan kepada Yesus / Isa putra Maryam

Published in: on Februari 7, 2010 at 11:30 am  Comments (15)  

The URI to TrackBack this entry is: https://putramaryam.wordpress.com/2010/02/07/mitos-yang-disandarkan-kepada-yesus-isa-putra-maryam/trackback/

RSS feed for comments on this post.

15 KomentarTinggalkan komentar

  1. Menarik juga sehingga banyak yang semakin mengerti sejarah agama dan kaitannya kemiripannya dng yang lain. CB mau masuk ya nggak papalah…🙂

  2. CB Masak ngganggu sih. Paling nyumbang komen🙂😀

  3. So Dark The Con Of Man

  4. @LOL👿 You not win in a jeph blog’s.

  5. @All
    LOL yang di sini sama atau tidak ya dengan LOL yang komen di jephman.wordpress.com ?

    • ada dua ternyata, siapa dia?

  6. LOL yang komen di blog jephman beragama kristen.

  7. Lol yg aq knl hujjahnya kuat…hati2 dg fitnah2 yg dsbrkn org2 kafir utk mecah-belah muslimin…udah lm g blogwalkin….salamun’alaik ya ahlulbait…gmn kbrnya…

    • siapa Lol yang hujjahnya kuat? dia atau saya?

      dan apa maksudmu “.salamun’alaik ya ahlulbait…gmn kbrnya…”?

      menurut Haniifa, syiah=kristen, dan ketahuilah, saya ini bukan kristen.

  8. […] Telah nampak kerusakan-kerusakan, yang dilakukan oleh orang-orang yang suka mencampur adukkan hak dengan bathil. Contohnya adalah, merusak sejarah para Rasul dan mencampur adukkan kisah-kisahnya dengan mitos atau dengan kisah-kisah yang mereka buat sendiri. Kita bisa melihat contohnya di sini. […]

  9. […] Telah nampak kerusakan-kerusakan, yang dilakukan oleh orang-orang yang suka mencampur adukkan hak dengan bathil. Contohnya adalah, merusak sejarah para Rasul dan mencampur adukkan kisah-kisahnya dengan mitos atau dengan kisah-kisah yang mereka buat sendiri. Kita bisa melihat contohnya di sini. […]

  10. Oooo…. taunya begitu toh?!
    ternyata Kristen itu cuma copy paste dari Pagan Mesir!!

    terimakasih atas pencerahannya.

    salam

    • Fanya, saya tidak tahu siapa yang membuatnya, namun menurutku video ini bagus sekali.
      salam.

    • Menakjubkan

  11. Memahami ketritunggalan sama halnya dengan memahami hakekat Allah itu sendiri. Mustahil kita percaya kepada Allah tanpa memahami hakekat-Nya yang meskipun tidak terbatas tetapi berkenan memberikan penyataan tentang diri-Nya di dalam Alkitab sesuai dengan kemampuan akal kita yang terbatas.

    Meskipun kata ‘TRINITAS’ tidak ada dalam Alkitab, tetapi para bapa Gereja mula-mula merumuskannya dengan dasar Alkitabiah :

    Contoh ayat yang menjadi dasar Paham Trinitas :

    * Matius 28:19
    LAI TB, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam ‘nama’ (‘ONOMA’) Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
    KJV, Go ye therefore, and teach all nations, baptizing them in the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Ghost:
    NIV, Therefore go and make disciples of all nations, baptizing them in the name of the Father and of the Son and of the Holy Spirit,

    Bapa dan Anak dan Roh Kudus, oleh kalangan non kristiani dipandang seolah-olah 3 person atau bahkan politeisme (3 allah).
    Tetapi di dalam Alkitab bahasa asli ditulis dengan ‘ONOMA’ bentuk tunggal, bukan dengan ‘ONOMATA’ bentuk jamak.

    Text bahasa aslinya adalah demikian :

    Textus Receptus (TR) : πορευθεντες ουν μαθητευσατε παντα τα εθνη βαπτιζοντες αυτους εις το ονομα του πατρος και του υιου και του αγιου πνευματος
    Translit interlinear, poreuthentes {pergilah} oun {karena itu} mathêteusate {jadikanlah murid (-Ku)} panta {semua} ta ethnê {bangsa-bangsa} baptizontes {kalian baptiskanlah} autous {mereka} eis {di dalam} to onoma {nama, noun – accusative singular neuter} tou patros {Bapa} kai {dan} tou huiou {Putera} kai {dan} tou hagiou {Kudus} pneumatos {Roh}

    Perubahan bentuk kata “ονομα – ONOMA” :

    Tunggal:
    Nominatif, ονομα – ONOMA
    Genitif, ονοματος – ‘ONOMATOS
    Datif, ονοματι – ‘ONOMATI’
    Akusatif, ονομα – ONOMA

    Jamak:
    Nominatif, ονοματα – ONOMATA
    Genitif, ονοματων – ONOMATÔN
    Datif, ονομασιν – ONOMASIN’
    Akusatif, ονοματα – ONOMATA

    Bapa, Anak, dan Roh Kudus, masing-masing bukanlah “nama”.

    Konsep ini tidak bertentangan dengan TANAKH IBRANI :

    Salah satu contoh ayat :

    * Kejadian 1:1
    LAI TB, Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
    KJV, In the beginning God created the heaven and the earth.
    Hebrew,
    בְּרֵאשִׁית בָּרָא אֱלֹהִים אֵת הַשָּׁמַיִם וְאֵת הָאָרֶץ׃
    Translit, BERE’SYIT {pada mulanya} BARA’ {Dia menciptakan} ‘ELOHIM {Allah} ‘ET HASYAMAYIM {langit itu} VE’ET {dan} HA’ARETS {bumi itu}

    Kata Allah dalam bahasa Ibrani ” אלהים – ‘ELOHÎM” menggunakan bentuk jamak tetapi dengan kata kerja tunggal (singular) : ” ברא – BARA'”, hal ini saja sudah menyiratkan keesaan Allah yang serba kompleks.

    Alkitab mengajar dengan jelas bahwa Allah itu Esa :

    * Ulangan 6:4
    LAI-TB, Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
    KJV, Hear, O Israel: The LORD our God is one LORD:
    Hebrew,
    שְׁמַע יִשְׂרָאֵל יְהוָה אֱלֹהֵינוּ יְהוָה ׀ אֶחָֽד ׃
    Translit interlinear, SYEMA’ {dengarlah} YISRA’EL {Israel} YEHOVAH {YHVH dibaca ‘Adonay, TUHAN} ‘ELOHEINU {Allah kita} YEHOVAH {YHVH dibaca ‘Adonay, TUHAN} EKHAD {esa}”

    Yesus Kristus sendiri menekankan pentingnya ajaran Kitab Suci ini tentang ke-Esa-an Allah :

    * Markus 12:29
    LAI TB, Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
    KJV, And Jesus answered him, The first of all the commandments is, Hear, O Israel; The Lord our God is one Lord:
    TR, ο δε ιησους απεκριθη αυτω οτι πρωτη πασων των εντολων ακουε ισραηλ κυριος ο θεος ημων κυριος εις εστιν
    Interlinear, ho de {dan} iêsous {Yesus} apekrithê {Dia menjawab} autô {kepadanya} hoti {bahwa} prôtê {pertama} asôn {dari segala} tôn entolôn {perintah-perintah} akoue {dengarlah engkau} israêl {Israel} kurios {Tuhan} ho theos {Allah} hêmôn {kita} kurios {Tuhan} heis {satu} estin {Dia adalah}

    Sebagai seorang Kristiani yang mengimani Yesus kristus adalah Tuhan dan Allah, kita tahu bahwa paham Trinitas sama sekali tidak berarti adanya tiga allah sebagaimana yang dibayangkan secara salah oleh beberapa kalangan, termasuk beberapa kelompok “Kristen” sendiri. Arti dari paham ini ialah bahwa Allah itu satu adanya.

    Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus” (Matius 28:19). Monoteisme jelas sekali dalam kata-kataNya, “baptislah mereka dalam nama”–> ‘ONOMA’ (single).
    Yesus tidak berkata baptislah mereka dalam nama-nama ‘ONOMATA’ (plural) Bapa, Anak dan Roh Kudus. Namun Keesaan dipaparkan dengan jelas dalam kata-kataNya, “ονομα του πατρος και του υιου και του αγιου πνευματος – ONOMA TOU PATROS KAI TOU HUIOU KAI TOU HAGIOU PNEUMATOS” (lihat penjelasan diatas) . Bapa Gereja Tertulianus, ia adalah yang mula pertama mencetuskan ide, gagasan dan dengan tepat mendasarkan doktrin Trinitas dari ayat Matius 28:19 dan dia menjabarkannya dalam suatu doktrin yang berbunyi : ‘una substantia tres personae’, “satu substansi/hakekat tiga pribadi”.

    Allah yang Esa bukan berarti Allah seperti seonggok batu. Saya meyakini keesaan Allah yang multi-kompleks. Kata Allah dalam bahasa Ibrani ‘ELOHIM menggunakan bentuk jamak tetapi dengan kata kerja tunggal, hal ini saja sudah menyiratkan keesaan Allah yang serba kompleks.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: